Langsung ke konten utama

Perspektif Terkait Sekolah🏤

                                             Doc.pribadi
 

Kalian Anggap Sekolah sebagai Apa?"Sebagai Prioritas atau Hanya Sekedar Rutinitas?".

Pertanyaan yang sangat bagus!👏 dan seringkali menimbulkan podcast di kepala saya.

"S.E.K.O.L.A.H"

what is that?.apa itu sekolah?

Sekolah adalah institusi pendidikan yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Namun, banyak dari kita yang mungkin tidak menyadari betapa berharganya kesempatan untuk belajar dan berkembang di sekolah. 

Sekolah adalah tempat kita memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang sangat berharga. Dengan menganggap sekolah sebagai prioritas, kita dapat meningkatkan kemampuan akademik dan non-akademik,mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, meningkatkan kesempatan untuk mencapai tujuan hidup,dan yang lebih penting adalah kesungguhan kita dalam belajar,karna sudut pandang kita yang yang melihat betapa pentingnya sekolah itu sendiri. 

Menurut sebuah penelitian, siswa yang menganggap sekolah sebagai prioritas memiliki nilai akademik yang lebih tinggi dan lebih cenderung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun, banyak dari kita yang mungkin menganggap sekolah hanya sebagai rutinitas yang membosankan,yang mau tidak mau harus kita jalani karna tuntutan orang tua. Kita mungkin merasa bahwa sekolah hanya sebagai kewajiban yang harus dipenuhi, tanpa memahami tujuan dan manfaatnya. Sehingga akibat anggapan itu,membuat diri kita Kurang termotivasi untuk belajar,Tidak memiliki tujuan yang jelas,dan bahkan kurang terlibat dalam kegiatan sekolah. 

sampai hari itu saya mendengar seorang wali siswa bertanya kepada kepala sekolah."Pak..kok mulai dari anak saya TK sampai SMA nggak pernah juara ya?"

Mengingat kelakuan anaknya di kelas diam² saya tertawa.bagaimana mau juara?wong anaknya di kelas kerjaannya cuma gosip dan tidur?.hahaha

nah,sekarang siapa yang akan di salahkan,jika sudah seperti ini?,ibunya yang lalai,atau memang anaknya yang tidak memiliki keinginan untuk benar-benar belajar?.

Maka dari itu,kita harus mengubah perspektif kita terhadap sekolah.yang awalnya hanya kita anggap rutinitas,kita transformasi sebagai preoritas agar menjadi calon generasi emas di abad ini.

Seorang bertanya lagi,

Jadi, "bagaimana kita dapat mengubah perspektif tentang sekolah dari sekedar rutinitas menjadi prioritas?".

tentunya tidak mudah bagi orang yang sudah lumrah menganggap sekolah hanya sebagai rutinitas saja,tapi dengan usaha,sesuatu yang awalnya kita anggap tidak bisa menjadi bisa.

Thomas Alfa Edison saja melakukan lebih dari 9.000 percobaan sebelum berhasil menciptakan lampu pijar yang berfungsi dengan sempurna. Bahkan, ia melakukan sekitar 10.000 percobaan untuk menemukan bahan yang tepat untuk lampu pijar.sehingga hasil dari kesungguhan itu akhirnya penemuan Edison di akui oleh seluruh dunia.

Namun,Yang paling penting adalah menentukan tujuan.Tentukan apa yang ingin kita capai dulu di sekolah.dan buatlah rencana bagaimana agar kita bisa mencapainya.karna segala sesuatu yang tanpa tujuan itu kosong ("......"). ibaratnya jalan...saja tidak punya tujuan,ya capek!.

Maka dari itu, perjelas dulu tujuan kita untuk sekolah itu apa.misal ya,"saya akan jadikan juara sebagai alasan saya sungguh² saat sekolah".

Tidak apa²!.itu boleh!.bahkan alasan tidak logis pun boleh.asalkan,hal tersebut bisa jadi motivasi untuk kita terus lebih giat dalam belajar.dan tidak menganggap sekolah hanya sekedar aktivitas yang membosankan.

Tapi perlu di ingat ya,Sekolah bukan Acuan utama dalam pembahasan ini,tapi "B E L A J A R!". Paham‽. 

"Nah..apa inti dari pembahasan ini?"

Inti dari pembahasan ini adalah,'Sekolah' adalah kesempatan berharga yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin.Banyak sekali orang menganggap sekolah hanya sebagai rutinitas yang tidak terlalu penting bagi dirinya,namun tidak sedikit juga orang yang menganggap sekolah sebagai kewajiban dan preoritas utama bagi mereka.Dengan menganggap sekolah sebagai preoritas utama,dan bersungguh² dalam prosesnya,banyak hal yang akan kita dapat.seperti, meningkatkan kemampuan diri,harga diri,dan bahkan mencapai tujuan hidup.Namun,jika kita menganggap sekolah hanya sebagai rutinitas,yang kita dapat hanyalah kesia-siaan dan penyesalan.Jadi, mari kita ubah perspektif kita tentang sekolah dan menjadikannya sebagai prioritas bagi kita.bukan hanya sekedar rutinitas yang kita anggap tidak memiliki pengaruh apa² dalam hidup kita.

Kemudian suara albert einsten kembali bergema di kepala saya'

"Jangan berhenti belajar,karena setiap pengalaman adalah kesempatan untuk belajar"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setitik Harapan

                                          Google.com Setiap bait puisi itu pasti ada orangnya, Dan orangnya, masih tetap kamu, Juga akan selalu kamu.  Kamu yang genggaman tangannya sudah terlepas dari genggaman tanganku. Kamu yang di dalam netranya sudah tak ku lihat lagi aku. Juga kamu yang sekarang sudah  sebahagia itu dan tidak semenyedihkan aku . Kesedihan ini enggan berkesudahan, Layaknya sang pembaca yang kehilangan indra penglihatan. Hingga beberapa orang datang menawarkan sebuah pelukan. Namun, yang mereka dapatkan, Lagi lagi hanya seucap penolakan. Karena dalam kenyataan, hanya pelukanmu lah yang aku nantikan.  Bukan pelukan mereka, yang tak berarti apa². #Izinkanakumengeluh #mey

puncak lara‽

                                         google.com Sajak² indah yang kemarin aku rakit, Kian berubah menjadi bait²  Yang tersusun berlandaskan rasa sakit. Kita, Yang ketika di kisahkan indah layaknya mangata, Mengapa sekarang harus beda? Dengan rasa yang tak lagi berada  Dalam satu kata yang sama‽ Mengapa kata harsa harus menjadi nestapa? Mengapa juga kata amerta kian menjadi fana? Tidak kah ini sebuah simalakama? Melebihi enigma dunia? Harapan² yang kemarin ku kira tidak akan memiliki titik akhir, Ternyata telah di buat hangus terbakar oleh api takdir. Kita, Sedang menjalani masa, Menuju ketiadaan. <313°F #poetrylovers✒️ #diary #menya #sajak #aestethics #sad